Sumedang – Jabar –
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menyelenggarakan upacara wisuda pada tanggal 23 Juli 2025 untuk meluluskan 1.305 taruna. Upacara wisuda ini merupakan Sidang Senat Terbuka yang dilaksanakan di Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Rincian Wisudawan
terdiri dari berbagai program studi, yaitu: 1.305 wisudawan dari Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, 81 wisudawan dari Program Magister Terapan Studi Pemerintahan, 56 wisudawan dari Program Doktor Ilmu Pemerintahan, dan 58 wisudawan dari Program Profesi Pemerintahan. Sepuluh orang diantaranya Putra – Putri Kalimantan Utara.
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri undangan Pelantikan Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII Tahun 2025 berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (28/7).
Upacara wisuda dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Beliau menyampaikan rasa bangga atas kontribusi IPDN dalam mencetak para pemikir di bidang pemerintahan.
dan optimis para wisudawan akan memperkuat sistem administrasi Indonesia. Beliau juga menekankan pentingnya berpikir ilmiah, melampaui sekadar memperoleh gelar akademik.
Mendagri juga menambahkan bahwa sejak berdiri, IPDN telah meluluskan sebanyak 34.278 alumni dari berbagai program studi.
Dalam sambutan Tito Karnavian menyampaikan IPDN didirikan sejak 17 Maret 1956 oleh Presiden RI Ir. Soekarno memiliki sejarah panjang dalam perkembangan memajukan Indonesia melalui pendidikan kader pemerintahan.
“IPDN adalah kawah candradimuka bagi para Pamong Praja Muda. Lulusan IPDN harus menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di seluruh Indonesia,” ucap Tito Karnavaian
Mendagri Tito menjelaskan bahwa IPDN berperan pentingnya sebagai motor penggerak pembentukan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan berdedikasi tinggi. “Lulusan IPDN bukan hanya dituntut siap kerja, tetapi juga mampu menjadi teladan dan ilmuwan kebijakan yang berbasis teori dan data,” tegasnya.
Ia juga turut menekankan pentingnya karakter kuat dan fisik prima bagi para lulusan IPDN agar mampu mengabdi di daerah-daerah dengan kondisi geografis dan sosial yang beragam.
“Dari pulau terpencil hingga perkotaan, dari pegunungan hingga pesisir, ASN hasil didikan IPDN harus bisa mampu beradaptasi dan tetap memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya.
Selanjutanya, Mendagri Tito mengatakan sebagai bentuk pengakuan akademik, para Pamong Praja Muda IPDN diberikan gelar Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan. Jelasnya, gelar ini merupakan pengukuhan atas kompetensi praktis dan ilmiah yang harus dimiliki para lulusan IPDN.***
Beranda
Headline
Pelantikan Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII Tahun 2025
Pelantikan Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXII Tahun 2025

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

TARAKAN, 11 November 2025 – Perkumpulan Pemuda Peduli Kelestarian Hutan Dan Lingkungan Hidup (PPPKH-LH) Kalimantan…

Tanjung Redeb – Lubang-lubang pembuangan di tepi jalan trotoar kota Tanjung Redeb menjadi perhatian serius…

Tarakan – Kalimantan Utara Ketua Perkumpulan Pemuda Peduli Kelestarian Hutan Dan Lingkungan Hidup Kalimantan Utara…











