SEMARANG – Ketua Umum Organisasi Advokat (OA) FERADI WPI, Adv. Donny Andretti SH, kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia hukum yang kompeten melalui program magang intensif bagi seluruh anggota bernaung. Program yang telah berjalan selama lebih dari 2,5 tahun ini mencakup anggota FERADI WPI, FERADI Mediatore, FERADI Tax Consultant, Feradi Officium Nobile, Kawan Jari, Perkumpulan Masyarakat Bertato Indonesia (PMBI), serta staf Subur Jaya Lawfirm.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Semarang pada Rabu (26/8/2026), Donny Andretti menjelaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk transfer ilmu praktis, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat belajar para anggota. Setiap sesi magang selalu diakhiri dengan santap bersama yang sepenuhnya dibiayai oleh DPP FERADI WPI.
“Kita menghargai rekan-rekan yang mau belajar hukum dengan magang. Selain mendapatkan ilmu, file kasus, dan dokumentasi foto-video untuk portofolio, perut mereka juga kenyang. Kami mempermudah jalur rekan-rekan menjadi Paralegal, Mediator, hingga Pengacara profesional,” ujar Donny Andretti.
Program ini mendapat respons positif dari para peserta. Eko Affandy, salah satu calon advokat yang mengikuti program magang, menyatakan bahwa Donny Andretti dikenal tidak pelit ilmu maupun rezeki. “Paketum membimbing kami hingga bisa menangani klien sendiri dan mendapatkan profit. Pembagiannya sangat fair, dan kami selalu pulang dengan perut kenyang setelah sesi magang,” kata Eko.
Integritas dan transparansi finansial juga menjadi sorotan utama dalam kolaborasi ini. Wakil Ketua Umum DPP FERADI WPI, Sukindar, mengakui bahwa Donny Andretti sangat tertib dalam manajemen keuangan perkara. “Ketum sangat menjunjung integritas. Dalam setiap kerjasama penanganan perkara, pembagian hasil dilakukan secara fair dan transparan,” ungkap Sukindar.
Sementara itu, Adv. Markus Wijaya menceritakan bagaimana mentorship dari Donny Andretti telah mengubah kariernya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya dahulu disumpahkan sebagai advokat secara gratis dan bahkan diberikan hadiah toga oleh Donny. “Saat ini, ada tiga litigasi persidangan di mana beliau melibatkan saya untuk bersidang bersama. Saya mendapatkan profit dan pengalaman berharga. Terima kasih kepada Paketum yang telah berbagi peluang,” ucap Markus.
Melalui program ini, FERADI WPI berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat sekaligus menciptakan ekosistem profesi hukum yang saling mendukung, adil, dan sejahtera bagi seluruh anggotanya. (Ilma)
Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral, kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

















