Pemkab Malinau Gerak Cepat Tangani Banjir, Wakil Bupati Pimpin Peninjauan Lapangan

IMG 20260324 WA00041
banner 120x600
banner 468x60

Malinau – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., turun langsung meninjau kondisi banjir di Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, Kamis (19/3/2026).

Dalam keterangannya, Jakaria menyampaikan bahwa banjir yang terjadi merupakan banjir musiman akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu yang diperparah dengan pasang air laut.

Kondisi ini menyebabkan air tertahan dan meluap hingga menggenangi sejumlah wilayah, seperti Malinau Kota, Malinau Utara, Malinau Barat, Mentarang, hingga Malinau Selatan Hilir.

“Hari ini kita berada di Desa Malinau Seberang, salah satu wilayah yang terdampak. Banjir ini sudah masuk hari kedua dan air masih bertahan karena dipengaruhi pasang laut,” jelasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi Asisten I, OPD terkait, perwakilan Camat Malinau Utara, Camat Malinau Kota, unsur kepolisian, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, hingga Dinas Sosial.

Ia memastikan pemerintah hadir untuk memantau kondisi masyarakat, khususnya yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat terputusnya akses.

Selanjutnya, rombongan dijadwalkan bergeser ke wilayah Kecamatan Malinau Kota yang juga dilaporkan mengalami dampak cukup parah, terutama di sejumlah desa dan RT yang aksesnya terhambat.

Jakaria juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapat instruksi langsung dari Bupati Malinau untuk segera mengambil langkah cepat dan tegas dalam penanganan banjir, meskipun saat ini kepala daerah dan sekretaris daerah sedang berada di luar daerah dalam rangka tugas.

Selain penanganan darurat, pemerintah juga fokus pada pemantauan fasilitas umum, terutama sekolah yang terdampak banjir. Hal ini penting agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal setelah masa libur.

“Kami juga menginstruksikan OPD untuk melakukan inovasi dalam pembangunan ke depan, seperti meninggikan bangunan atau memindahkan ke lokasi yang lebih aman dari banjir,” tegasnya.

Menurutnya, langkah ini penting agar ke depan dampak banjir tidak lagi merendam permukiman warga maupun fasilitas umum secara berulang.

Lebih lanjut, Pemkab Malinau juga tengah mengantisipasi kemungkinan banjir yang masih bertahan hingga Hari Raya Idulfitri. Jika kondisi tidak segera surut, dikhawatirkan akan berdampak pada pelaksanaan salat Id dan kegiatan keagamaan lainnya.

“Kami akan segera menggelar rapat untuk menentukan langkah terbaik, agar masyarakat tetap bisa melaksanakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.(red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *