Irwan Fecho ; Kader Demokrat di daerah tetap menjaga netralitas dan tidak memperkeruh suasana.
SAMARINDA – Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Irwan Fecho, buka suara terkait situasi pemerintahan di Kalimantan Timur yang dinilai kurang kondusif dalam beberapa waktu terakhir.
Irwan Fecho memberikan tanggapan resmi terkait kisruh internal yang membuat situasi pemerintahan di Provinsi Kalimantan Timur menjadi kurang kondusif.
Pernyataan disampaikan oleh Irwan Fecho selaku Bendahara Umum DPO Partai Demokrat, didampingi jajaran pengurus DPD Demokrat Kaltim.
Tanggapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Jumat (10/4/2026) sore.
Kegiatan berlangsung di Kantor DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur, Jalan M. Yamin, Kota Samarinda.
Menurut Irwan, kondisi pemerintahan yang tidak kondusif berpotensi mengganggu jalannya pelayanan publik dan menghambat program pembangunan strategis, termasuk dukungan terhadap IKN. Ia menegaskan Demokrat mendorong stabilitas pemerintahan demi kepentingan masyarakat Kaltim.
Irwan meminta semua pihak, baik eksekutif maupun legislatif, mengedepankan dialog dan mekanisme konstitusional. “Jangan korbankan rakyat karena konflik elite. Kita butuh pemerintah yang fokus kerja, bukan gaduh. DPRD harus optimal mengawasi, dan Pemprov harus terbuka,” ujarnya. Ia juga mengimbau kader Demokrat di daerah tetap menjaga netralitas dan tidak memperkeruh suasana.
Irwan menutup dengan ajakan agar seluruh elemen di Kaltim menjaga kondusifitas daerah demi menyukseskan agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. (jy)











