Bastian ; Jaga Kondusivitas dan Waspadai Provokasi
SAMARINDA – Ketua PD XVIII (GM) Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Kalimantan Timur, Bastian, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan aksi “Demo 214” yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026).
Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim dan elemen mahasiswa turun ke jalan menyuarakan aspirasi. Mereka memadati titik-titik krusial seperti Gedung DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur untuk menuntut evaluasi kebijakan Pemerintah Provinsi.
Bastian menilai, Aksi tersebut berjalan tertib dan mampu menjaga kondusivitas daerah, meski sempat terjadi kericuhan kecil.
Aksi berlangsung pada Selasa, 21 April 2026. Meskipun sempat terjadi ketegangan dan kericuhan kecil di depan Kantor Gubernur pada sore hari, situasi umum tetap terjaga.
Bastian menyorot pentingnya Aksi Aspirasi tetap berjalan tanpa Anarkis . Ia menekankan agar semua pihak tidak merusak fasilitas umum demi menjaga roh “Rumah Besar” (Banua Etam) Kalimantan Timur .
Selain itu, ia mengingatkan bahaya provokasi dari oknum yang menyebarkan isu tidak jelas sumbernya demi menciptakan kegaduhan dan kegelisahan.
Bastian mengapresiasi massa yang mampu menahan diri. Ia juga mengajak seluruh Tokoh Masyarakat, Pemuda, dan Mahasiswa untuk bersatu menata Kaltim agar menjadi wilayah yang aman, damai, dan sejahtera sebagai bagian dari Ibu Kota Negara (IKN) ke depan.
Lebih lanjut, Bastian menghimbau para pejabat, khususnya Gubernur dan jajarannya, untuk fokus membenahi sistem pemerintahan. Di tengah turbulensi dan efisiensi Anggaran APBD, ia meminta agar program kerja lebih berorientasi pada peningkatan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat. (tim)
Sumber ; Bersama Untuk Negeri

















