PBRTB KALTARA HADIRI PROSESI ADAT PERKUAT PERAN MEDIASI KONFLIK SOSIAL DI TANA TIDUNG

IMG 20260503 WA00622
banner 120x600
banner 468x60

TANA TIDUNG – Perguruan Budaya Ritual Tambak Baya Cabang Kalimantan Utara (PBRTB Kaltara) terus menunjukkan eksistensinya tidak hanya sebagai pelestari budaya, tetapi juga sebagai jembatan perdamaian di tengah masyarakat. Organisasi ini hadir aktif dalam berbagai prosesi adat sekaligus memperkuat peran mediasi dalam penyelesaian konflik sosial.

Kehadiran PBRTB Kaltara kembali terlihat dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, bertempat di Balai Adat Desa Kelembunan, Kabupaten Tana Tidung. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh para “Batin” dan “Bintara” PBRTB Kaltara bersama tetua adat setempat, dan dihadiri oleh tokoh masyarakat serta pihak-pihak yang bersengketa.

IMG 20260503 WA0026Ketua dan pengurus PBRTB Kaltara menjelaskan, kehadiran organisasi ini memiliki dua tujuan besar, yaitu melestarikan ritual dan budaya Dayak Kanayatn di perantauan, serta menjadi penengah yang netral dan dipercaya dalam menyelesaikan persoalan.

“Kami hadir bukan hanya untuk upacara, tapi menjunjung tinggi nilai leluhur: musyawarah, keselamatan, dan keadilan adat. Masyarakat memercayai kami karena pendekatan kami berbasis kearifan lokal,” ujar perwakilan PBRTB Kaltara.

Dalam pelaksanaannya, untuk prosesi adat, PBRTB menjalankan ritual yang dipimpin oleh “Rato” dengan persembahan sirih pinang dan pemotongan ayam sebagai simbol perdamaian dan pengikraran janji.

Sementara itu, dalam menangani sengketa lahan maupun konflik antarwarga, PBRTB memfasilitasi dialog terbuka, menelusuri sejarah kepemilikan tanah berdasarkan tutur lisan tetua, hingga memutuskan sanksi adat yang disepakati bersama, seperti denda berupa tempayan, parang, atau piring putih. Pendekatan ini dinilai sangat efektif untuk meredam potensi konflik horizontal sebelum perkara masuk ke ranah hukum positif.

Selain aktif di lapangan, PBRTB Kaltara juga rutin menggelar latihan dan pertemuan rutin di sekretariat cabang yang berlokasi di Tideng Pale sebagai wadah silaturahmi dan pengembangan anggota .(jy)

Sumber ; PPKH – LH, KALTARA

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *